2148043 - ANSHI PURWASI HASMANTO DINGGON

 

A.   GEOGRAFI

Bumi Sriwijaya merupakan nama lain dari Provinsi Sumatera Selatan, hal ini dikarenakan dahulu disinilah berdiri Kerajaan Maritim terkuat dan terbesar di Indonesia. Wilayah provinsi ini secara geografis, terletak antara 1° - 4° Lintang Selatan dan 102° - 106° Bujur Timur dan dengan luas wilayah yang mencapai 91,806,36 Km dibagi menjadi 11 kabupaten dan 4 kota serta terdiri dari 217 kecamatan. Dan secara hidrologi, Sumatera Selatan dilalui oleh sembilan sungai besar, atau sering disebut dengan Batang Hari Sembilan, yaitu Sungai Musi, Ogan, Komering, Lematang, Lakitan, Kelingi, Rawas, Batanghari Leko, dan Lalan.

Provinsi Sumatera Selatan berbatasan dengan provinsi lain yang berada mengitari Sumatera Selatan yaitu di sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Jambi, dengan Provinsi Lampung di sebelah Selatan, Provinsi Bengkulu di sebelah Barat, sedangkan di sebelah Timur berbatasan dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Peta administrasi wilayah Sumatera Selatan dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

 

B.      LUAS DAN BATAS WILAYAH

Lihat gambar sumber

blogomjhon.blogspot.com

Provinsi Sumatera Selatam memiliki luas wilayah sekitar 91,806,36 Km yang terbagi menjadi 11 kabupaten, 4 kota dan terdiri dari 217 kecamatan. Disebelah Utara provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jambi, dengan Provinsi Lampung di sebelah Selatan, Provinsi Bengkulu di sebelah Barat, sedangkan di sebelah Timur berbatasan dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

C.      SEJARAH

Lihat gambar sumber

 Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, Sumatera Selatan

Sumatera Selatan atau pulau Sumatera bagian selatan yang dikenal sebagai provinsi Sumatera Selatan didirikan pada tanggal 12 September 1950 yang awalnya mencakup daerah Jambi, Bengkulu, Lampung, dan kepulauan Bangka Belitung dan keempat wilayah yang terakhir disebutkan kemudian masing-masing menjadi wilayah provinsi tersendiri akan tetapi memiliki akar budaya bahasa dari keluarga yang sama yakni bahasa Austronesia proto bahasa Melayu dengan pembagian daerah bahasa dan logat antara lain seperti Palembang, Ogan, Komering, Musi, Lematang dan masih banyak bahasa lainnya.

Menurut sumber antropologi disebutkan bahwa asal usul manusia Sumatera bagian selatan dapat ditelusuri mulai dari zaman paleolitikum dengan adanya benda-benda zaman paleolitikum pada beberapa wilayah antara lain sekarang dikenal sebagai Kabupaten Lahat, Kabupaten Sarolangun Bangko, Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Tanjung Karang yakni desa Bengamas lereng utara pergunungan Gumai, di dasar (cabang dari Sungai Musi) sungai Saling, sungai Kikim lalu di desa Tiangko Panjang (Gua Tiangko Panjang) dan desa Padang Bidu atau daerah Podok Salabe serta penemuan di Kalianda dan Kedaton dimana dapat ditemui tradisi yang berasal dari acheulean yang bermigrasi melalui sungai Mekong yang merupakan bagian dari bangsa Monk Khmer. 

Provinsi Sumatera Selatan sejak berabad yang lalu dikenal juga dengan sebutan Bumi Sriwijaya; pada abad ke-7 hingga abad ke-12 Masehi wilayah ini merupakan pusat kerajaan Sriwijaya yang juga terkenal dengan kerajaan maritim terbesar dan terkuat di Nusantara. Gaung dan pengaruhnya bahkan sampai ke Madagaskar di Benua Afrika.

Sejak abad ke-13 sampai abad ke-14, wilayah ini berada di bawah kekuasaan Majapahit. Selanjutnya wilayah ini pernah menjadi daerah tak bertuan dan bersarangnya bajak laut dari Mancanegara terutama dari negeri China.

 

D.      DEMOGRAFI


Kepadatan Penduduk Sumatera Selatan. (Jiwa/km2), 2019-2021

Sc: BPS Provinsi Sulawesi Selatan

Masalah kependudukan yang antara lain meliputi jumlah, komposisi dan distribusi penduduk merupakan masalah yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan. Jumlah penduduk yang besar merupakan salah satu modal dasar pembangunan, tetapi dapat juga menjadi beban dalam proses pembangunan jika mempunyai kualitas yang rendah. Oleh sebab itu untuk menunjang keberhasilan pembangunan nasional dalam menangani permasalahan penduduk pemerintah tidak saja mengarahkan pada upaya pengendalian jumlah penduduk tapi juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusianya. Di samping itu program perencanaan pembangunan sosial di segala bidang harus mendapat prioritas utama yang berguna untuk peningkatan kesejahteraan penduduk. Pada tahun 2010 jumlah penduduk Sumatera Selatan sudah mencapai 8.675.774 jiwa, yang menempatkan Sumatera Selatan sebagai provinsi ke-9 terbesar penduduknya di Indonesia, BPS. Secara absolut jumlah penduduk Sumatera Selatan terus bertambah dari tahun ke tahun. Tercatat pada tahun 1971 jumlah penduduk sebesar 2,931 juta jiwa, meningkat menjadi 3,975 pada tahun 1980, 5,493 juta jiwa pada tahun 1990 serta 6,273 pada tahun 2000. Dengan jumlah penduduk yang begitu besar maka Sumatera Selatan dihadapkan kepada suatu masalah kependudukan yang sangat serius. Oleh karena itu, upaya mengendalikan pertumbuhan penduduk disertai dengan upaya peningkatan kesejahteraan penduduk harus merupakan suatu upaya yang berkesinambungan dengan program pembangunan yang sedang dan akan terus dilaksanakan, tentunya tanpa mengesampingkan Penduduk Asli Suku Kubu Sumatera Selatan.

 

AGAMA DAN SUKU BANGSA

AGAMA

Agama Islam merupakan agama mayoritas di semua kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, sedangkan Agama Kristen di Kota Palembang, dan Agama Budha dengan populasi besar berada di Kota Palembang dan Kabupaten Banyu Asin.

1.    Islam 94,18%

2.    Kristen Protestan 1,99%

3.    Buddha 1,81%

4.    Katolik 1,13%

5.    Hindu 0,89%


 Jumlah Penduduk Sumatera Selatan Menurut Agama (Jiwa), 2019-2021
Sc: BPS Provinsi Sulawesi Selatan  

Berdasarkan data dari “Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan” terkait agama yang ada yaitu diantaranya ada Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha. Dengan masing-masing jumlah penduduk di tahun 2019 yaitu Islam (8.026.277), Protestan (171.655), Katolik  (101.594), Hindu (74.572), Buddha (142.892). Sedangkan di tahun 2020 yaitu Islam (8.146.674), Protestan (172.459), Katolik  (106.290), Hindu (74.747), Buddha (158.597). Dan pada tahun 2021 yaitu Islam (8.268.874), Protestan (172.701), Katolik  (106.299), Hindu (73.148), Buddha (159.573).

 

SUKU BANGSA

Penduduk Sumatera Selatan terdiri atas beberapa jenis suku bangsa. Keanekaragaman tersebut dapat dikelompokkan ke dalam dua golongan, yaitu penduduk asli dan pendatang. Penduduk asli terdiri atas beberapa suku. Suku-suku yang merupakan penduduk asli antara lain suku Palembang, Ogan, Komering, Semendo, Pasemah, Gumai, Lematang, Musi Rawas, Meranjat, Kayu Agung, Kisam, dan Anak Dalam. Sebagai penduduk asli, suku-suku bangsa tersebut bersikap baik dengan pendatang. Mereka hidup membaur dengan penduduk pendatang. Bahkan sering terjadi perkawinan antarsuku. Penduduk pendatang antara lain suku Jawa, Cina, Arab, dan Bugis.

Suku Pasemah

Suku bangsa Pasemah berdiam di sekitar Gunung Dempo, yaitu Kecamatan Pagar Alam, Tanjung Sakti, Kota Agung, Ulu Musi, dan Jarai, Kabupaten Lahat. Suku Pasemah terdiri atas subsuku, yaitu Gumai, Semidang, dan Pasemah. Pada zaman dahulu mereka hidup sebagai petani di ladang berpindah yang disebut talang atau petalangan. Sekarang mereka sudah bertanam padi di sawah, beternak, menangkap ikan, menganyam, bertanam sayur dan buah-buahan, berkebun kopi, cengkih, lada, dan lain-lain.

Suku Bangsa Pasemah

Kelompok Pasemah terbagi ke dalam dua subkelompok, yaitu kedurang dan padang guci. Orang Pasemah Kedurang berasal dari daerah Pasemah Lebar, Sumatera Selatan. Orang Pasemah Padang Guci berasal dari Lahat dan Tanjung Enim di Sumatera Selatan. Bahasa Pasemah masih bagian dari rumpun bahasa Melayu. Ciri-cirinya adalah ”kemana” diucapkan ”kemane”, ”apa” menjadi ”ape”, ”tidak” menjadi ”dide”.

Orang Pasemah mengenal tiga macam hubungan kekerabatan. Pertama bersifat matrilineal karena adanya bentuk perkawinan yang disebut ambil anak. Perkawinan tersebut artinya setelah kawin suami ikut ke dalam pihak istrinya tanpa harus membayar uang jujur (mas kawin). Kedua, perkawinan yang mereka sebut belaki, yaitu jika istri ikut ke dalam lingkungan keluarga pihak suami. Anak-anak yang lahir dari perkawinan itu langsung mewarisi garis keturunan ayah. Ketiga adalah perkawinan bilateral yang mereka sebut semendean. Perkawinan tersebut berarti hak dan kewajiban pihak istri dan pihak suami sama, serta tempat menetap sesudah kawin biasanya neolokal, waktu perkawinan istri tidak mendapat uang jujur, dan biaya pernikahan ditanggung oleh kedua belah pihak.

Masyarakat Pasemah hidup dalam kesatuan keluarga (klen) yang biasanya mendiami sebuah dusun. Pemimpin keluarga luas ini sekaligus menjadi kepala dusun dan disebut tua dusun. Gabungan beberapa keluarga luas yang berasal dari satu payung yang sama disebut jurai. Prinsip kesatuan kerabat satu moyang ini disebut kepuyangan. Sebuah kepuyangan dipimpin oleh seorang tue jurai.


Suku Bangsa Rejang

Suku bangsa Rejang berdiam di Kabupaten Lahat. Masyarakat ini hidup dari pertanian di sawah dan di ladang. Mereka menanam padi, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Selain itu, mereka juga menanam kopi, teh, lada, dan sebagainya.

Suku Bangsa Rejang

Prinsip hubungan kekerabatan yang dianut oleh suku Rejang adalah bilateral. Adat menetap sesudah kawin (duduk letok) ditentukan asen (mufakat) kedua belah pihak. Bentuk kekerabatan utama adalah keluarga luas yang disebut tumbang. Antara satu tumbang dengan tumbang tertentu masih ada hubungan petulai (saudara) dan disebut sebagai kelompok satu ketumbai atau sukau. Beberapa ketumbai berdiam di sebuah sadei. Suku bangsa Rejang mengenal kesatuan sosial yang bersifat teritorial geneologis yang disebut mego atau bang mego.

Masyarakat Rejang mengenal adanya pelapisan sosial. Pertama, golongan bangsawan yang terdiri atas raja-raja dan kepala marga. Golongan kedua adalah kepala dusun yang disebut potai dan golongan ketiga adalah golongan tun dawyo atau orang biasa. Golongan yang dihormati adalah pedito.

Bahasa Rejang disebut juga baso jang. Bahasa ini yang memiliki aksara sendiri yang disebut kagongo. Jenis aksara ini hampir sama dengan aksara Pasemah dan Lampung. Bahasa Rejang yang masih asli terdapat di Ranah Sikelawi dan Ranah Lebong, sedangkan yang lain sudah banyak dipengaruhi oleh bahasa Melayu.

 

F.       EKONOMI

 

Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan, perekonomian provinsi Sumatera Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2019 mencapai Rp 455,23 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 315,62 triliun.

Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 tumbuh 5,71 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 15,35 persen. Dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) yang tumbuh sebesar 9,78 persen.

Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan triwulan IV 2019 terhadap triwulan IV 2018 (y-o-y) tumbuh 5,69 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 14,05 persen. Sementara dari sisi pengeluaran terutama didorong oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah yang tumbuh sebesar 20,06 persen.

Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan triwulan IV 2019 bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 2,89 persen. Dari sisi produksi, hal ini disebabkan oleh efek musiman pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang mengalami kontraksi sebesar 18,91 persen. Sementara dari sisi Pengeluaran disebabkan oleh Komponen Ekspor Luar Negeri yang mengalami kontraksi sebesar 4,94 persen.

Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2020 mencapai Rp 116,30 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 79,44 triliun.

Ekonomi Provinsi Sumatera Selatan triwulan I-2020 bila dibandingkan triwulan sebelumnnya (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 0,02 persen.

 

G.      PEMERINTAHAN

PARIWISATA

Sebagai salah satu tempat wisata di Indonesia, Provinsi Sumatra selatan merupakan salah satu tempat yang memiliki banyak potensi wisata. Banyak sekali destinasi wisata seru yang bisa di  temukan di provinsi ini. Selain itu ragam jenis tempat wisata yang ada juga cukup banyak. Terdapat banyak sekali tempat wisata mulai dari wisata alam hingga wisata edukasi yang pastinya akan sangat menarik untuk dinikmati. Dilihat dari segi geografis sendiri, Sumatra Selatan atau Sumsel banyak sekali berbatasan dengan provinsi lain, seperti Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung.

Beriut ini terkait berbagai destinasi tempat wisata di Sumatra Selatan, yang pastinya tak akan mengecewakan.

 

1. Jembatan Ampera

Jembatan AmperaSalah satu tempat wisata di Sumatra Selatan yang tak boleh dilewatkan adalah jembatan yang satu ini. sebagai salah satu destinasi tempat wisata di Palembang, nama Jembatan Ampera memang tak bisa diremehkan begitu saja. Jembatan yang satu ini memang memiliki daya tarik sendiri yang bisa dikatakan cukup memikat para wisatawan. Jembatan ampera sendiri merupakan salah satu jembatan yang memiliki nilai keindahan dan nilai sejarah yang cukup berkesan bagi masyarakat Palembang.

Maka tak mengherankan jika jembatan yang satu sudah menjadi salah satu ciri khas dan ikon dari kota Palembang. Jika kita melihat kembali sejarah yang ada, maka pada dasarnya Sebelum menjadi Jembatan Ampera, jembatan yang satu ini dulunya bernama Jembatan Bung Karno. Namun, karena satu dan lain hal nama jembatan tersebut diganti menjadi jembatan ampera. Selain menjadi lokasi wisata yang cantik, jembatan ampera sendiri merupakan salah satu tempat wisata kuliner di Palembang yang sangat terkenal. Jika kalian sedang berada di Palembang, maka wajib hukumnya untuk datang dan menikmati setiap hidangan yang ada di kawasan Jembatan Ampera. Selain itu jangan lupa untuk membawa kamera, supaya bisa mengabadikan keindahan jembatan ampera.

 

2. Pulau Kemaro

Pulau KemaroDestinasi wisata yang satu pastinya sudah sangat terkenal di kawasan daerah Sungai Musi. Sebenarnya Pulau kemaro sendiri adalah sebuah kawasan yang terbentuk dari delta Sungai Musi. Daerah delta ini sendiri merupakan salah satu daerah yang cukup kering, karena ha itulah maka pulau ini sendiri disebut sebagai Pulau Kemaro. Meskipun merupakan daerah yang selalu kering, tapi pulau ini tak pernah kering dari pengunjung.

Dengan jaraknya yang hanya 6,5 km dari  jembatan ampera maka tak mengherankan jika kawasan ini, selalu ramai dengan yang namanya pengunjung. Kini kawasan Pulau Kemaro ini sendiri telah berubah menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di Kawasan Sumatra Selatan dan Palembang. Salah satu yang menjadi daya tarik dan daya pikat di kawasan pulau ini adalah keberadaan pagoda yang cukup indah. Kawasan pulau kemaro sendiri memang lebih banyak memiliki sisa kebudayaan tinghoa. Jadi jangan mengherankan jika kalian lebih merasakan bahwa budaya tionghoa jauh lebih kental di pulau yang satu ini.

 

3. Danau Ranau

danau ranauSiapa yang menyangka bahwa salah satu tempat wisata di Sumatra Selatan merupakan sebuah danau yang cantik dan indah. Danau Ranau merupakan salah satu dari danau terbaik di Di Indonesia yang harus kalian kunjungi. Selain itu, danau yang satu ini merupakan danau terbesar ke-2 yang ada di pulau Sumatra. Letak dari danau kamaro ini sendiri berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Danau yang satu ini sendiri terbentuk akibat dari letusan gunung vulkanik pada masanya.

Kini danau ini sendiri masih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mendapatkan penghasilan sebagai nelayan di kawasan danau ini. jika kita lihat, danau yang satu ini memiliki kemiripan dengan danau toba, yaitu sama-sama memiliki pulau kecil di tengah kawasan danau. Pulau kecil yang berada di tengah kawasan danau ini adalah pulau marisa. Meskipun tak terlalu besar, kawasan pulau tersebut masih cukup cantik dengan keindahan alamnya yang pastinya akan sangat menggoda.

 

4. Pantai Tanjung Setia

Pantai Tanjung SetiaSumatra selatan sendiri juga merupakan salah satu dari beberapa tempat wisata bahari di Indonesia yang cukup besar. Potensi wisata bahari yang ada di kawasan ini di tunjukan oleh Pantai tanjung Setia ini. pantai yang satu ini memang cukup terkenal, terutama bagi mereka yang menyenangi olahraga berselancar. Sebagai salah satu pantai yang memiliki ombak terbaik di Indonesia, maka tak mengherankan jika kawasan pantai yang satu ini selalu ramai dengan para pengunjung. Mereka yang datang ke pantai ini, tak hanya ingin menikmati keindahan pantainya saja.

Tapi ada juga di antara mereka yang mencoba dan ingin menantang adrenalin dari ombak di Pantai yang satu ini. Pantai yang satu ini bisa kita akses baik dari arah Palembang maupun dari arah kawasan Bandar lampung. Untuk waktu tempuhnya sendiri kita akan membutuhkan waktu tempuh sekitar 7-8 jam perjalanan. Namun, lama waktu perjalanan tersebut akan terbayar oleh keindahan dari pantai yang satu ini. jika kalian memang mengaku menyukai kegiatan selancar, maka nama pantai Tanjung Setia tak boleh kalian lewatkan.

 

5. Museum Balaputra Dewa

 

Museum Balaputra DewaTempat destinasi wisata yang satu merupakan salah satu dari beberapa destinasi wisata edukasi yang ada di kawasan Sumatra Selatan. Museum Balaputra Dewa atau bisa disebut juga sebagai museum negeri Provinsi Sumatra Selatan ini banyak menyimpan sisa-sisa sejarah mengenai perkembangan provinsi sumatra selatan. Disini kita bisa melihat banyak sekali replika  arca dan prasasti.

Museum yang berada di Jl. Sriwijaya l No. 288 km. 5,5, Sukaramai, Palembang 30139, ini merupakan salah satu lokasi yang wajib hukumnya untuk kelian datangi dan kunjungi. selain bisa berwisata dan melihat berbagai macam benda yang pastinya akan sangat menarik. kawasan yang satu ini pastinya juga akan bisa menambah pengetahuan kita mengenai sejarah yang berhubungan dengan daerah Sulawesi Selatan.

Selain tempat yang disebutkan di atas, masih ada beberapa kawasan lain yang bisa kalian kunjungi seperti

 

·            Pabrik Pupuk Sriwijaya

·            Rumah Mak Bani Montok

·            Makam Ki Gede Ing Suro

·            Pusat Kerajinan Songket

·            Kampung Kapitan

·            Kampung Arab Al Munawwar

·            Museum Sultan Mahmud Badarudin II

·            Masjid Cheng Hoo Palembang

·            Masjid Agung Palembang

·            Rumah Limas

·            The Amanzi Water Park

·            Benteng Kuto Besak

·            Candi Bumi Ayu

·            Goa Putri

·            Hutan Wisata Punti Kayu

·            Gunung Dempo

·            Taman Bukit Siguntang

·            Kebun Binatang Sriwijaya

·            Taman Kambang Iwak

·            Kawah Tengkurep

·            Arung Jeram Sungai Manna

·            Air Terjun Lematang Indah

·            Air Terjun Curup Maung

·            Air Terjun Bidadari

·            Air Terjun Lematang Indah

·            Jakabaring Sport City

·            Al Quran Raksasa Al Akbar

 

Itu tadi beberapa destinasi tempat wisata di Sumatra Selatan yang bisa kalian kunjungi. Setiap tempat wisata tersebut memiliki fasilitas yang lengkap sehingga dapat memudahkan pengunjung atau wisatawan nantinya.

 

KEBUDAYAAN

Kebudayaan yang ada di provinsi Sumatera Selatan ini tidak jauh beda dengan kebudayaan yang ada di pulau Sumatera ini, yakni masih tercampur oleh kebudayaan melayu, Islam, dan kerajaan Sriwijaya.

Kekayaan kebudayaan yang terdapat di Sumatera Selatan ini meliputi rumah adat, pakaian adat, tarian, senjata tradisional khas dari daerah tersebut.

Kebudayaan Sumatera Selatan ini terkenal diseluruh penjuru Indonesia, bahkan digemari banyak orang. Seperti rumah Limas, rumah ini banyak diadaptasi di berbagai daerah karena cara membuatnya yang tidak rumit.

Tenun songket yang merupakan khas Sumatera Selatan juga menjadi kegemaran banyak orang. Dalam kuliner ada pempek yang menjadi makanan kegemaran masyarakat Indonesia di berbagai daerah juga sangat menyukai jenis makanan ini. Langsung saja kita bahas di bawah ini.

 

Rumah Adat Sumatera Selatan

aminama.com

 

Rumah adat yang terkenal dari Sumatera selatan yaitu rumah limas, rumah ini merupakan salah satu dari puluhan rumah adat yag ada di Indonesia. DI indonesia sendiri hampir seluruh wilayah mempunyai rumah adat dengan ciri khasnya masing – masing.

Ciri khas rumah adat Sumatera Selatan yang berbeda dengan rumah adat di provinsi lainnya, yaitu atapnya yang berbentuk limas, dan rumahnya yang berbentuk panggung.

Rumah adat yaitu bangunan tradisional untuk tempat tinggal atau peninggalan dari nenek moyang, dan peninggalan tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

 

Rumah Adat Limas

 

Kata limas diambil dari kata lima dan emas. Rumah limas adalah rumah dengan bentuk panggung dan atapnya yang berbentuk limas. Yang menarik dari rumah ini yaitu pada bagian lantai rumah limas dibuat berundak.

Berundak atau undakan dibagian lantai biasa disebut dengan kekijing. Pada rumah limas biasanya memiliki 2 hingga 4 undakan kekijing.

Rumah limas mempunyai tiang penyangga dengan tinggi sekitar 1, 5 meter – 2 meter dari tanah. Rumah limas terbagi menjadi 3 ruangan dengan fungsi yang berbeda-beda, yaitu:

Ruang depan: Ruangan ini biasanya digunakan untuk beristirahat dan bersantai anggota keluarga.

Ruang tengah: Sedangkan untuk ruangan bagian tengah terdapat beberapa kekijing. Setiap kekijing memiliki  dua buah jendela yang terletak di sebelah kanan dan sebelah kiri. Pada bagian kekijing yang terakhir ada lemari dinding yang dipakai untuk sekat.

Ruang belakang: Kemudian untuk ruangan bagian belakang adalah ruangan dapur yang digunakan untuk memasak.

 

Rumah Adat Cara Gudang

budayalokal.id

Rumah ini diberi nama rumah cara gudang karena bentuknya yang memanjang menyerupai gudang. Rumah ini memipunyai tiang penyangga dengan tinggi sekitar 2 meter. Bentuk atap dari rumah ini berbentuk limas dan pada rumah ini tidak terdapat kekijing.

Dalam pembuatannya masyarakat sekitar biasanya menggunakan bahan rumah cara gudang ini dari susunan kayu yang bagus, seperti:

·         Kayu tembesu

·         Petanang

·         Unglen.

Rumah ini juga memiliki tiga ruangan sama seperti rumah limas dengan fungsi ruangan yang juga hampir sama seperti buah limas.

 

Rumah Adat Rakit

Berdasarkan namanya rumah ini terapung di atas rakit, susunan rakit ini terdiri dari balok-balok kayu dan potongan bambu, di setiap sudut dipasang tiang-tiang yang kemudian diikatkan ke tonggak yang menancap di tebing sungai. Untuk mengikat tiang dengan tonggak biasanya menggunakan tali rotan.

Rumah ini memiliki atap dua bidang saja, atap pada rumah rakit disebut atap kajang. Rumah rakit ini terbagi menjadi dua ruangan dengan dua buah pintu. Pintu pertama menghadap ke tengah sungai sedangkan pintu lainnya menghadap ke tepi sungai.

Terdapat dua buah jendela yang biasanya terletak di sebelah kanan dan kiri rumah. Bagian depan rumah dilengkapi dengan jembatan untuk menghubungkan antara rumah dan daratan.

 

Rumah Adat Tatahan

Dinamakan rumah tatanan karena pada rumah ini banyak terdapat ukiran yang dibuat dengan cara dipahat atau ditatah. Rumah ini dibangun di atas tiang setinggi 1,5 meter. Rumah ini terbuat dari kayu yang tahan lama yakni kayu tembesu dan kayu kelat.

Rumah tatahan ini terbagi menjadi dua ruangan dengan fungsi sebagai berikut:

Ruang depan dan ruang tengah: Ruang depan biasanya dipergunakan untuk memasak. Di ruang depan ini terdapat tanah untuk meletakkan tungku.

Ruang tengah: berfungsi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Pada malam hari ruangan ini dipergunakan untuk tidur. Saat pemilik rumah sedang memiliki hajat, ruangan ini akan diperuntukkan untuk tamu yang datang.

 

Rumah Kilapan

Berbeda dengan rumah tatanan, rumah ini tidak memiliki hiasan berupa ukiran, pada bagian dinding hanya cukup dilicinkan saja menggunakan ketam atau sugu. Bentuk rumah ini panggung dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Tiang pada rumah ini tidak ditancapkan di dalam tanah melainkan hanya diletakkan di atas tanah.

Tiang-tiang pada rumah ini disebut dengan tiang duduk, rumah kalipan ini memiliki dua ruangan. Yaitu ruang depan & ruang tengah dengan fungsi yang sama dengan rumah tatahan.

 

Rumah Kingking

Bentuk rumah kingking ini bujur sangkar dengan atap terbuat dari bambu yang dibelah menjadi dua dan biasa dikenal dengan sebutan gelumpai. Ruagan rumah kingking sama dengan rumah tatahan. Rumah ini termasuk dalam rumah panggung dan menggunakan tiang duduk.

 

Pakaian Adat Sumatera Selatan

Provinsi Sumatera Selatan saat ini paling tidak memiliki dua pakaian adat yang cukup unik dan menarik untuk kita pelajari, Pakaian adat ini biasa dikenakan saat acara-acara tertentu, seperti: Upacara adat perkawinan, Festival, dan acara-acara budaya lainnya.

Jadi pakaian adat ini tidak dikenakan pada sembarang acara apalagi untuk busana harian. Pakaian adat Sumatera Selatan itu ada dua yaitu:

·         Aesan Paksangko

·         Aesan Gade.

Aesan sendiri diambil dari bahasa Palembang yang artinya Baju, Busana, atau Pakaian. Berikut sedikit penjelasan pakaian adat tersebut:

Pakaian Adat Aesan Paksangko

Baju adat daerah Sumatera Selatan yang pertama dikenal dengan nama Aesan Paksangko. Baju adat ini mempunyai makna filosofis yang melambangkan keagungan masyarakat daerah Sumsel.

Baju Adat Palembang ini pada umumnya lebih sering terlihat pada suatu acara resepsi pernikahan yang digunakan oleh kedua pasang mempelai, dengan kombinasi warna merah dan emas. Dengan menggunakan pakaian adat ini penampilan kedua pengantin akan semakin anggun.

Pakaian Adat Aesan Gede

Pakaian adat provinsi Sumatera Selatan yang kedua yaitu disebut dengan nama Aesan Gede. Bedanya pakaian ini dengan Aesan Paksangko yaitu baju adat Aesan Gede lebih mengkombinasikan warna merah jambu & emas.

 

Kesenian Tradisional Sumatera Selatan

Kesenian tradisional yang akan kita bahas di provinsi Sumatera Selatan ini meliputi tarian tradisional, alat musik tradisional, senjata tradisional dan lain sebagainya. Berikut kita bahas satu persatu di bawah ini.

Berikut daftar tarian yang ada di daerah Sumatera Selatan ini:

·      Tari Adat Silampari

·      Tari Adat Penguton

·      Tari Adat Bujang Gadis Beladas

·      Tari Adat Petake Gerinjing

·      Tari Adat Ngantat Dendan

·      Tari Sendratari Konga Raja Buaye

·      Tari Adat Seluang Mudik

·      Tari Adat Madik (Nindai)

·      Tari Adat Putri Bekhusek

·      Tari Adat Tanggai

·      Tari Adat Pagar Pengantin

·      Tari Adat Gending Sriwijaya

·      Tari Adat Tenun Songket

·      Tari Adat Kebagh

·      Tari Adat Kubu

·      Tari Adat Mejeng Besuko

·      Tari Adat Gegerit

·      Tari Adat Kipas Serumpun

·      Tari Adat Rodat Cempako

·      Tari Sebimbing Sekundang.

 

Berikut daftar Alat Musik yang ada di daerah Sumatera Selatan ini:

·      Kenong Basemah Palembang

·      Gambus

·      Terbangan

·      Burdah atau Gendang Oku

·      Tenun

·      Biola

·      Terompet

·      Gong

·      Genggong

·      Kolintang

·      Seruling

·      Marawis

·      Kecapi.

 

Berikut ini daftar senjata tradisional yang ada di daerah Sumatera Selatan ini: 

·      Senjata Tradisional Tombak Trisula

·      Senjata Tradisional Keris

·      Senjata Tradisional Skin

·      Senjata Tradisional Khudok.

 

Berikut ini daftar upacara adat yang ada di daerah Sumatera Selatan ini:

·         Tradisi Bebehas

·         Tradisi Ngobeng

·         Tradisi Sedekah Rame

·         Tradisi Pemakaman

·         Tradisi Madik

·         Tradisi Menyengguk

·         Tradisi Ngebet

·         Tradisi Berasan

·         Tradisi Mutuske Kato

·         Tradisi Nganterke Belanjo

·         Tradisi Ngocek Bawang

·         Tradisi Munggah

·         Tradisi Kumpulan Rudat dan Kuntau

·         Tradisi Nyanjoi

·         Tradisi Nyemputi

·         Ngater Penganten

·         Bekarang Iwak

·         Tradisi Sunatan

 

Berikut ini daftar makanan khas daerah Sumatera Selatan:

·         Pempek

·         Tekwan

·         Laksan

·         Celimpungan

·         Burgo

·         Lakso

·         Martabak Palembang

·         Mie Celor

·         Pindang Ikan

·         Pindang Tulang

·         Sate Sapi Cucuk Manis

·         Bakmi Babi

·         Es Kacang Merah

·         Kemplang Dan Kopi Palembang

·         Godo-Godo

·         Gulo Puan

·         Roti Koing

·         Sambal Tempoyak

 

TOKOH TERKENAL

Daftar Tokoh Sumatra Selatan ini berisi daftar tokoh tokoh keturunan Sumatera Selatan ataupun tokoh tokoh dari etnik lain yang lahir di Sumatera Selatan. Daftar ini belumlah lengkap, para pembaca dipersilakan untuk ikut menambahnya dengan baik untuk pengetahuan kita bersama.

 

Ahli dan Akademisi

·      Alikabul Mahi, MS, ahli Bidang Evaluasi lahan, dosen Universitas Lampung

·       Aminurrahman Fikri, ahli audit

·         Aulia Pohan, ekonom, deputi gubernur BI

·         Bayu Indrawan, ahli Waste-to-Energy, pengelolaan sampah dan energi terbarukan

·         Denny Januar Ali, Konsultan Politik

·         Hadar Nafis Gumay, aktivis demokrasi, anggota KPU

·         Ida Peelen, sejarawan, direktur museum Belanda

·         Irawady Joenoes, ahli hukum, anggota KY

·         Kemas Yahya Rahman, ahli hukum, jaksa agung muda

·         Refly Harun, pakar Hukum Tata Negara

·         Syafruddin Arsyad Temenggung, ekonom, ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional

·         Amzulian Rifai, Dekan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Pakar Hukum Tata Negara

·         Hendra Kwee, fisikawan dan General Secretary Asian Physics Olympiad atau APhO

·         Maqdir Ismail, Pengacara

·         Yudha Pratomo, Konsultan, Akademisi, penggiat teknologi informasi

 

Aktivis dan Pejuang

·      Djohan Sjahroezah, pejuang kemerdekaan Indonesia

·      Yurisman Star, Aktivis Anti Korupsi

·      Munarman, aktivis Pembela Islam

·      Elevan Yusmanto Ketua Umum PP KAMMI

·      Nur Kholis, KOMNAS HAM

·      Yusril Ihza Mahendra, Pakar Hukum Tata Negara

·      Patra M. Zen, Ketua YLBHI

 

Atlet

·         Feriansyah Mas'ud, pemain sepak bola Indonesia

·         Fernando Kurniawan, pebulutangkis Indonesia

·         Fran Kurniawan, pebulutangkis Indonesia

·         Gerard Antoine Jan Carlier, atlet loncat tinggi Belanda

·         Jim Enters, atlet dayung Belanda

·         Julius Theodoor Ancion, pemain hoki Belanda

·         Mohammad Ahsan, pebulutangkis Indonesia

·         Aprilia Marzuki ], Pejudo

 

Menteri Dan Pejabat Tinggi Negara

·      Prof. Dr. Muhammad Syarifuddin,SH.,MH Ketua Mahkamah Agung RI 2020-2025


·      Antasari Azhar Mantan Ketua KPK RI

·      Basrief Arief, Jaksa Agung Republik Indonesia, ahli hukum

·      Emil Salim, menteri Indonesia, ketua Dewan Pertimbangan Presiden, ahli ekonomi

·      Hatta Rajasa, mantan menteri koordinator Indonesia, mantan ketua umum PAN

·      Jimly Asshiddiqie, Ketua Dewan Penasihat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)

·      Marzuki Alie, ketua DPR RI, politisi, ahli ekonomi

·      Masagos Zulkifli, wakil menteri Singapura

·      Said Agil Husin Al Munawar, menteri Indonesia, akademisi

·      Taufiq Kiemas, ketua MPR RI, politisi

·      Alamsjah Ratoe Perwiranegara, Menteri ORBA

·      Firli Bahuri Ketua KPK RI

·      Edhy Prabowo Politisi Partai Gerindra Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

 

Militer dan Kepolisian

·      Burhanuddin Amin, Pangkostrad (2010)


·      Iskandar M. Sahil, Pangdam Kodam II/Sriwijaya (2014-2015)

·      Harun Sohar, Pangdam Kodam II/Sriwijaya (1958-1962)

·      Agus Suhardi, Pangdam Kodam II/Sriwijaya

·      Jauhari Agus Suraji, Danrem Komando Resor Militer 044 (2020-2021)

·      Ujang Darwis, Danrem Komando Resor Militer 045

·      M. Thamrin Marzuki, Kepala Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (2018-2019)

·      Hotmangaraja Panjaitan, Sekretaris Kemenkopolhukam TNI (2010-2012)

·      Makmun Murod, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (1974-1978)

·      Syahrir MS, Danjen Kopassus (1998-2000)

·      Syaiful Rizal, Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (2008-2010)

·      Willem Karel Hendrik Feuilletau de Bruyn, Tokoh Militer & Pengarang Belanda

·      Ryamizard Ryacudu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2002-2005)

·      M. Hasan, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (1971-1974)

·      Musaddeq Ishaq, mantan kepala Pusdokkes Polri, mantan ketua Komite DVI Nasional Indonesia

·      Susno Duadji, Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (2008-2009)

·      Tito Karnavian, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia

·      Muhammad Iqbal (polisi), Kepala Kepolisian Daerah Riau

·      Tomex Kurniawan Karorenmin Lemdiklat Polri

·      Eko Indra Heri Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (2020-2021)

·      Firli Bahuri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (2019-2023)

·      Iskandar Hasan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (2012-2013)

·      Zulkarnain Adinegara Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (2017-2019)

·      Hassanudin, Panglima Kodam I/Bukit Barisan

 

Pahlawan Nasional

·      Adenan Kapau Gani, pejuang kemerdekaan, Wakil Perdana Menteri Indonesia


·      Sultan Mahmud Badaruddin II, pejuang kemerdekaan, Sultan Palembang

·      A.M Thalib, pejuang kemerdekaan

·      Depati Kiam Radje, pejuang kemerdekaan

·      TSH. Oemar, perjuangan kemerdekaan

·      Raje Mengkute, pejuang kemerdekaan

·      Puyang Lebi Penghulu, pejuang kemerdekaan

 

Pengusaha dan profesional

·      Dewi Motik, pengusaha

·      Kemala Motik, pengusaha

·      Sjarnoebi Said, pengusaha

·      Kgs. H. Nungtjik, pengusaha

 

Politisi

·      Syarif Fasha, Walikota Jambi dua periode (2013-2023)

·      Achmad Bastari, gubernur Sumatra Selatan

·      Ahmad Yani (politikus), politisi Partai Bulan Bintang

·      Taufikorrahman,S.Sos, Sekretaris Jenderal Kornas SNAK MARKUS

·      Alex Noerdin, gubernur Sumatra Selatan


·      Asnawi Mangkualam, gubernur Sumatra Selatan

·      Bursah Zarnubi, Ketua Umum Partai Bintang Reformasi

·      Tantowi Yahya, anggota DPR RI

·      Pius Lustrilanang, Politisi

·      Djaelani Naro, ketua umum PPP

·      Eddy Santana Putra, mantan walikota Palembang , Anggota DPR RI 2019-2024

·      Ramli Hasan Basri, mantan

 

Gubernur Sumatra Selatan

·      Rosihan Arsyad, mantan gubernur Sumatra Selatan

 

·      Sainan Sagiman, mantan gubernur Sumatra Selatan

·      Syahrial Oesman, mantan gubernur Sumatra Selatan

·      Maphilinda Syahrial Oesman, Politisi Partai Nasdem

·      Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan

·      Syamsurya Ryacudu, mantan gubernur Lampung

·      Eddie Suryatama, politisi

 

Artis/Seniman

·      Aditya Gumay sutradara


·      AT Mahmud Pencifta lagu anak anak

·      Andha Gusriadi Musisi, gitaris grup band Armada

·      Andika Maihendra Yuda Musisi, gitaris grup band Armada

·      Aninditha Rahma Cahyadi Penyanyi JKT48

·      Anwar Fuady Aktor

·      Bambang Oeban Budayawan, ilustrator, penulis, penyair, pelukis, konseptor seni pertunjukan, aktor teater, aktor sinetron, aktor film

·      Bella Graceva Amanda Putri aktris, model

·      Caprinaditia Musisi, keyboar grup band Mr.krabbs

·      Dinda Hauw Aktris

·      Eddy Chaniago Aktor

·      Edwin Marshal Syarif musisi, gitaris grup band Coklat

·      Elfin Pertiwi Rappa model

·      Endra Prayoga musisi, bassis grup band Armada

·      Ernest Fardiyan Sjarif musisi, gitaris grup band Coklat

·      Esa Sigit aktor, presenter, model

·      Fenita Arie aktris, presenter

·      Ferry Salim aktor, model

·      Farah Quinn Model, Chef Presenter

·      Geronimo Putra musisi, gitaris grup band Mr.krabbs

·      Gilang Dirga Komedian/Host

·      Helmy Yahya Pembawa Acara

·      Hendry Agustian Musisi, basis grup band Mr.krabbs

·      Irene Librawati aktris, model

·      Irwan Chandra aktor, model

·      Joe Taslim Aktor Actions

·      Jemima penyanyi

·      Kartika Putri Presenter/komedian

·      Lella Anggraini aktris

·      Lyra Virna Aktris,model

·      Melky Bajaj Komedian Cagur Bajaj

·      Maria Selena model, presenter, Putri Indonesia 2011

·      Meri Yandi musisi, drummer grup band Armada

·      Olive Latuputty penyanyi, presenter

·      Onky Alexander, aktor

·      Priscillia Sari Dewi penyanyi JKT48

·      Putri Titian aktris

·      Rangga Azof aktor

·      Rara Musisi,vokalis grup band Mr.krabbs

·      Rezky Ari Akbar Musisi, drumer grup band Mr.krabbs

·      Rezky Wiranti Dhike penyanyi JKT48

·      Rizal armada Musisi,vokalis grup band armada

·      Ricky Perdana Aktor

·      Selly Hasan aktris

·      Shandy Syarif aktor

·      Siska Dawson aktris

·      Soraya Haque peragawati, aktris

·      Soraya Hylmi Presenter,penyanyi ,model

·      Shandy Aulia Aktris

·      Titi Kamal Aktris/Pesinetron

·      Tantowi Yahya Pembawa Acara

·      Tria Aprilia Wulandari penyanyi

·      Fekri Juliansyah aktor

·      Tya Arifin aktris

·      Tri Suaka Musisi & Youtuber

·      Victor Hutabarat penyanyi

·      Vienna Fridiana penyanyi, model, presenter, aktris

·      Vinny Alvionita aktris, penyanyi

 

Ulama

·      Syeikh Abdul Samad al-Falimbani, ulama, panglima perang Pattani dan Kedah

·      [ KH. Abdurrahman Delamat ] yang lebih dikenal dengan nama Ki Delamat Suro, ulama dan pejuang dengan mendirikan masjid-masjid, salah satunya Masjid Besar Mahmudiyah atau Masjid Suro tahun 1889

·      Syekh Nurqodim Al Baharudin ulama, pendiri adat Semende

·      Ahmad Alhabsy Ustadz kondang yang lebih dikenal dengan nama Ustadz Al Habsy.

·      Kyai Saleh Lateng (Kiagus Muhammad Saleh),Ulama Kabupaten Banyuwangi


 

Wartawan

·      Gadiza Fauzi, jurnalis MetroTV

·      Masagus M Akib, jurnalis TVRI

·      Ade Novit, Mantan jurnalis RCTI

 

PERGURUAN TINGGI DAN PENDIDIKAN

Berikut ini adalah daftar lengkap perguruan tinggi di Sumatera Selatan:


Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera Selatan:

·      Universitas Sriwijaya

Lihat gambar sumber

·      UIN Raden Fatah

·      Politeknik Negeri Sriwijaya

·      Akademi Komunitas Negeri Banyuasin

 

Perguruan Tinggi Swasta di Sumatera Selatan

Universitas

·      Universitas Baturaja, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu

Lihat gambar sumber

·      Universitas Bina Darma, Kota Palembang

·      Universitas IBA, Kota Palembang

·      Universitas Bina Insan, Kota Lubuklinggau

·      Universitas Kader Bangsa, Kota Palembang

·      Universitas Katolik Musi Charitas, Kota Palembang

·      Universitas Muhammadiyah Palembang, Kota Palembang

·      Universitas Palembang, Kota Palembang

·      Universitas PGRI Palembang, Kota Palembang

·      Universitas Sjakhyakirti, Kota Palembang

·      Universitas Tamansiswa, Kota Palembang

·      Universitas Tridinanti, Kota Palembang

·      Universitas Islam OKI, Kabupaten Ogan Komering Ilir

·      Universitas Indo Global Mandiri, Kota Palembang

·      Universitas Musi Rawas,Kota Lubuklinggau

·      Universitas Sumatera Selatan, Kota Palembang

 

Sekolah Tinggi

·      Sekolah Tinggi Ekonomi dan bisnis syariah IGM, Palembang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Serasan, Muara Enim

·      Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Sumber Agung, Kab OKU Timur

·      Sekolah Tinggi Bahasa Asing Methodist, Kota Palembang

·      Sekolah Tinggi Bahasa Asing Widya Dharma Palembang, Kota Palembang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Satya Negara, Kota Palembang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bhakti Pertiwi, Kota Palembang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pertiba Pangkalpinang, Kota Pangkal Pinang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Rahmaniyah, Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin

·      Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Serasan Muara Enim, Muara Enim, Kabupaten Muara Enim

·      Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda, Kota Palembang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusa, Kota Pangkal Pinang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada, Kota Palembang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Bumi Silampari, Kota Lubuklinggau

·      Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Sriwigama, Kota Palembang

·      Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Prabumulih, Kota Prabumulih

·      Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Serasan, Muara Enim, Kabupaten Muara Enim

·      Sekolah Tinggi Pertanian Belitang, Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur

·      Sekolah Tinggi Teknologi Palembang, Kota Palembang

·      STIA dan Pemerintahan Annisa Dwi Salfarizi, Kota Palembang

·      STIE Abdi Nusa, Kota Palembang

·      STIE APRIN, Kota Palembang

·      STIE Bina Warga, Kota Palembang

·      STIE Dwi Sakti Baturaja, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu

·      STIE Ibek Pangkalpinang Bangka, Kota Pangkal Pinang

·      STIE Lembah Dempo, Kota Pagar Alam

·      STIE Mulia Darma Pratama, Kota Palembang

·      STIE Musi Rawas, Kota Lubuklinggau

·      STIE Pertiba, Kota Pangkal Pinang

·      STIE Prabumulih, Kota Prabumulih

·      STIE Rahmaniyah, Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin

·      STIE Serasan Muara Enim, Muara Enim, Kabupaten Muara Enim

·      STIE Serelo, Kabupaten Lahat

·      STIE Sultan Mahmud Badaruddin, Kota Palembang

·      STIE Trisna Negara, Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur

·      STIK Bina Husada, Kota Palembang

·      Stikesmas Abdi Nusa, Kota Palembang

·      Stikesmas Nusantara, Kota Palembang

·      Stikesmas Widya Dharma Palembang, Kota Palembang

·      STIPSI Abdi Nusa, Kota Palembang

·      Stisipol Candradimuka, Kota Palembang

·      STKIP Muhammadiyah Pagaralam, Kota Pagar Alam

·      STKIP PGRI Lubuk Linggau, Kota Lubuklinggau

·      STKIP Sera, Kabupaten Lahat

·      STMIK PalComTech, Kota Palembang

·      STMIK Global Informatika MDP, Kota Palembang

·      STMIK Mahameru, Kota Palembang

·      STMIK Musi Rawas, Kota Lubuklinggau

·      STMIK Prabumulih, Kota Prabumulih

·      STMIK Multimedia Bussiness Center, Kota Palembang

 

Politeknik

·      Politeknik Anika Palembang, Kota Palembang

·      Politeknik Ilmu Pelayaran Palembang, Kota Palembang

·      Politeknik PalComTech, Kota Palembang

·      Politeknik Palembang Darusalam, Kota Palembang

·      Politeknik YPBB Belitang, Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur

·      Politeknik Akamigas Palembang, Kota Palembang

·      Politeknik Sekayu, Sekayu, Musi Banyuasin

 

Akademi

·      Akademi Perhotelan dan Pariwisata HOMi, Hospitality Management Institute, Kota Palembang

·      Akademi Kebidanan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim

·      Akademi Akuntansi dan Manajemen Pembangunan, Kota Palembang

·      Akademi Akuntansi Sjakhyakirti, Kota Palembang

·      Akademi Analis Kesehatan Widya Dharma, Kota Palembang

·      Akademi Bahasa Asing Bina Insan Indonesia, Kota Palembang

·      Akademi Kebidanan Aisyiyah, Kota Palembang

·      Akademi Kebidanan Budi Mulia, Kota Palembang

·      Akademi Kebidanan Heppy Zal, Kota Palembang

·      Akademi Kebidanan Mitra Adiguna, Kota Palembang

·      Akademi Keperawatan Mitra Adiguna, Kota Palembang

·      Akademi Keuangan dan Bank Mulia Darma Pratama, Kota Palembang

·      Akademi Maritim Bina Bahari, Kota Palembang

·      Akademi Pariwisata Widya Dharma, Kota Palembang

·      Akademi Perikanan Wachyuni Mandira, Kota Palembang

·      Akademi Sains dan Teknologi Pembangunan, Kota Palembang

·      Akademi Sekretari dan Manajemen Sriwijaya, Kota Palembang

·      Akademi Teknik Radiodiagnosis dan Radioterapi Widya Dharma, Kota Palembang

·      AMIK AKMI, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu

·      AMIK Atma Luhur, Kota Pangkal Pinang

·      AMIK Bina Warga, Kota Palembang

·      AMIK Lembah Dempo, Kota Pagar Alam

·      AMIK MDP, Kota Palembang

·      AMIK Sigma, Kota Palembang

·      AMIK Bina Sriwijaya , Kota Palembang

 

Institut

·      Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya, Kota Palembang

 

Berikut ini sumber terkait informasi diatas:

Geografi

www.bappeda.sumselprov.go.id

Sejarah

sumselprov.go.id

Suku Bangsa

www.senibudayaku.com 

Agama

imujio.com

Demografi

www.thecolourofindonesia.com

Pemerintahan

www.thecolourofindonesia.com

Kebudayaan

imujio.com

Tokoh Terkenal


Pariwisata


Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta

 



 

 

Read More …